Jan
Its So Shit!!
Posted in Angry, Confused, Emo, Fuckin Shit, Sad | No Comments »Padahal aku baru aja ngerasaen kebahagiaan bersamanya tapi sekarang kebahagiaan itu udah direnggut sama orang ketiga. Orang ketiga tersebut adalah mantannya Gung Eri yang sekarang mengaku sedang terlambat haid karena masa lalunya bareng Gung Eri.
Aku jelas shock banget dengerin ini semua. Kemaren malem Gung Eri bilang semuanya lewat sms dan sekarang dia otomatis sedang mengurusi mantannya tersebut. Aku merasa diduakan! Its so FUCKIN SHIT!!!
Barusan Gung Eri sms dan bilang kalo besok dia bakalan pergi sama mantannya beli pil buat melancarkan haid. Gung Eri juga gak mau ganti no karena dia masih kontak-kontakan sama mantannya. Bayangin aja gimana perasaanku sekarang. Hancur banget… Dimana-mana, siapa yang rela coba pacarnya jalan sama cewek laen. Kontak-kontakan lagi. Walaupun keadaanlah yang menyebabkan semua ini. Keadaan yang sangat-sangat membunuhku dan membuat aku merasa dikesampingkan. Masalahnya statusku saat ini adalah resmi sebagai pacar Gung Eri. Dan semua orang sudah tau itu bahkan orang tuaku dan orangtuanya.
Pengen rasanya aku nangis, tapi aku gak sudi nangis karena hal kayak gini. Pengen rasanya aku marah, tapi aku gak tau harus marah sama siapa karena sebenernya gak ada yang salah. Aku gak mungkin menyalahkan masa lalu pacarku, aku gak mungkin menyesalinya. Walaupun hati ini pengen berontak, tapi gak akan ada gunanya. Semuanya bakalan tetap terjadi.
Sekarang aku hanya bisa menunggu kepastian dan sebuah jawaban dari suatu hal yang tak pasti. Jujur, aku kecewa… Kecewa sama pacarku dan kecewa sama keadaan. Kenapa semua ini terjadi saat aku baru mulai belajar untuk menyayanginya dan melupakan masa laluku. Kenapa semuanya sangat-sangat tidak adil? Selalu hal ini yang aku dapatkan.
Tuhan…
Aku tau aku bukan siapa-siapa bahkan mungkin aku bukanlah sesuatu hal yang penting buatnya. Tapi kita sudah terlanjur membuat janji suci yang harus tetap kita jalani walau apapun yang terjadi. Tolong jagalah janji itu, jangan biarkan orang lain merusaknya. Aku hanya ingin menjadi istrinya suatu saat nanti…